Langsung ke isi
prpm mengare
Rumpun mangrove di tepi perairan tenang

Biodiversitas

Kehidupan di PRPM Mengare

123 jenis tumbuhan dan satwa tercatat di sini.

123
jenis tercatat
22
jenis mangrove
68
jenis burung
10
jenis burung migran

Mangrove

Mangrove di sini tumbuh di tambak terabrasi yang dipulihkan sejak 2018. Api-api (Avicennia marina) masih mendominasi, pola khas tegakan hasil rehabilitasi, sementara jenis bakau (Rhizophora) makin berkembang seiring hutan menua. Awal 2026 tutupan tajuk di petak pemantauan sekitar 80%, termasuk kategori lebat. Pembibitan di sini juga membudidayakan Bruguiera hainesii, salah satu mangrove paling langka di dunia (berstatus Kritis).

Burung

Mangrove, hamparan lumpur pasang surut, tegakan pantai, dan rumpun bambu menjadi tempat makan dan beristirahat bagi burung dengan kebiasaan yang berbeda-beda. Survei Januari 2026 mencatat 68 jenis, 15 di antaranya dilindungi, termasuk bangau bluwok (Genting) dan bubut jawa yang hanya ada di Jawa. Sepuluh jenis adalah migran sejati, kebanyakan trinil dan dara-laut yang melintasi jalur terbang Asia Timur–Australasia.

Burung lainnya (58)

Tampilkan semua 58

Reptil

Reptil yang tercatat pada survei Januari 2026.

Mamalia

Mamalia yang tercatat pada survei Januari 2026. Tikus (Rattus sp.) juga dijumpai, tetapi belum teridentifikasi sampai tingkat jenis.

Penelitian

Penelitian tentang Mengare

Penelitian tentang Tanjung Widoro dan Mengare. Daftar pustaka lengkap tentang pesisir Gresik (30 penelitian), data jenis terbuka, dan cara mengatur penelitian lapangan ada di halaman penelitian. Untuk peneliti →

  1. Hidayat AR, Andrianto N, Ekoputro W (2025)

    Komunikasi Pokdarwis dalam Membranding Wisata Mangrove Mengare Gresik

    Prosiding Seminar Nasional Mahasiswa Komunikasi (SEMAKOM) 3(2): 526-529

  2. Izzah FN, Helmi A (2024)

    Persepsi dan Kesediaan Masyarakat untuk Berpartisipasi dalam Pengelolaan Hutan Mangrove (Kajian di Dusun Sidofajar, Tanjungwidoro, Kabupaten Gresik)

    Skripsi, IPB University

  3. Maulidiyyah N, Setiadi T (2023)

    Implementation of Corporate Social Responsibility (CSR) Mangrove Restoration and Learning Center (PRPM) Mengare Program

    The Commercium 7(3): 139-149

  4. Yulianita S, Romadhon A (2020)

    Pengelolaan Mangrove Berkelanjutan untuk Kegiatan Ekowisata di Pantai Mengare Kabupaten Gresik

    Juvenil 1(1): 29-37

  5. Naiim N (2019)

    Potensi Kawasan Mangrove Sebagai Ekowisata di Pulau Mengare Kabupaten Gresik

    Tugas Akhir D3 Pengelolaan Hutan, Universitas Gadjah Mada

  6. Putri DC, Bahruddin M, Khoiriqqoh A (2016)

    Perancangan Logo dan Media Promosi Pulau Mengare Gresik Berbasis Edukasi Sebagai Upaya Mengenalkan Wisata Sejarah

    Jurnal Art Nouveau 5(1): 55-65

  7. Alit W AAS, Ratnawati R, Siswanto PA (2015)

    Pemetaan Kerusakan Hutan Mangrove Kawasan Pesisir Desa Kramat Kecamatan Bungah Kabupaten Gresik

    Prosiding Forum Ilmiah Tahunan Ikatan Surveyor Indonesia 2(1)

Tentang data ini

Daftar ini berasal dari pemantauan keanekaragaman hayati tahunan di kawasan ini: survei fauna 23–25 Januari 2026, petak vegetasi mangrove awal 2026, dan inventarisasi mangrove seluruh kawasan pada 2025. Jumlah individu adalah yang teramati pada hari survei, bukan ukuran populasi.

Lokasi perjumpaan satwa dilindungi tidak kami publikasikan.

Punya catatan perjumpaan atau foto? Kirim ke kami.

Untuk peneliti

Ingin meneliti di sini? Hubungi kami untuk membicarakan izin, pemandu, dan logistik.

Didukung oleh
Danantara IndonesiaPupuk IndonesiaPetrokimia GresikTJSL Petrokimia Gresik
Pengelola
Pokmaswas Tanjung WidoroPokdarwis Tanjung Widoro
Mitra pengembangan program
Agrie ConservationEcosains IndonesiaGresik Naturalist