
Berkunjung
Rencanakan kunjungan
Desa Tanjung Widoro, Kecamatan Bungah, Kabupaten Gresik, Jawa Timur
Kunjungan perlu janji lebih dulu, dan jadwal kegiatan mengikuti pasang surut. Hamparan lumpur dan petak tanam hanya bisa dicapai saat air surut.
Jam buka
Dengan janji. Hubungi pengelola lewat WhatsApp sebelum datang.
Tiket & pemandu
Tanyakan kepada tim pengelola lewat WhatsApp sebelum berkunjung.
Alamat
Desa Tanjung Widoro, Kecamatan Bungah, Kabupaten Gresik, Jawa Timur
Cara ke sini
Gunakan peta atau Google Maps untuk rute, lalu tanyakan kondisi jalan dan parkir terbaru ke tim pengelola. Kawasan ini berjarak sekitar 27 km dari pusat Kota Gresik dan 13 km dari Bungah. Minibus seukuran Elf bisa sampai ke lokasi. Bus besar berhenti di Sembilang Pak Kasan, lalu rombongan diantar kendaraan antar-jemput ke lokasi.
Pasang surut dan waktu terbaik
Kunjungan perlu janji, dan jadwal kegiatan mengikuti pasang surut. Burung pantai mencari makan di hamparan lumpur saat surut, sedangkan penanaman dan susur perahu butuh ketinggian air yang pas.
Aksesibilitas
Jembatan pemantauan mangrove lebarnya 180 cm, cukup untuk kursi roda dan kereta dorong. Area di luar jembatan berlumpur dan tidak rata; tanyakan akses menuju jembatan kepada pengelola sebelum datang.
Aturan kawasan
- Jangan melintasi area tanam baru.
- Jangan menebang atau memotong mangrove. Daun untuk pakan ternak hanya boleh diambil dengan izin pengelola.
- Jangan membuang sampah; bawa pulang sampah Anda.
- Jangan mematahkan ranting atau menyentuh getah buta-buta (Excoecaria agallocha); getahnya dapat melukai mata. Cuci tangan setelah kegiatan.
Perlu diatur lebih dulu
- Rombongan sekolah, kemah, dan penanaman: hubungi pengelola terlebih dahulu agar bibit, pemandu, dan tempat bisa disiapkan. Pesan kunjungan
- Penelitian lapangan: lihat halaman Penelitian
Denah kawasan
Letak pintu masuk, aula, musala, area kemah, jembatan pemantauan mangrove, dan dermaga di dalam kawasan rehabilitasi.
- 1Pintu masuk PRPM Mengare
- 2Sekretariat
- 3Aula Edukasi Pemphis acidula
- 4Musala
- 5Area kemah
- 6Pintu masuk jembatan pemantauan mangrove
- 7Gazebo mangrove
- 8Dermaga perahu
- Jembatan pemantauan mangrove (±224 m)
- Kawasan rehabilitasi sejak 2018 (13,3 ha)
Posisi dari pemetaan lapangan. Peta dasar: Esri World Imagery.
Fasilitas di kawasan
Pembibitan mangrove
Tempat bibit disemai sebelum ditanam, termasuk bibit jenis langka Bruguiera hainesii.
Jembatan pemantauan mangrove
Jembatan sepanjang ±224 m dan selebar 180 cm untuk melihat hutan mangrove dari dekat tanpa menginjak bibit. Lebarnya cukup untuk kursi roda, tetapi jalan dari parkir ke pangkal jembatan belum tentu rata.
Aula Edukasi Pemphis acidula
Ruang pertemuan untuk materi, diskusi, dan kegiatan rombongan; dinamai dari sentigi, mangrove yang tumbuh di kawasan ini.
Area kemah
Lapangan untuk kemah sekolah dan komunitas.
Musala dan toilet umum
Tersedia di dalam kawasan.
Perahu
Untuk menyusuri pesisir dalam kegiatan Mengare Discovery.
Warung
Makanan dan minuman tersedia di lokasi.
Gazebo dan parkir
Gazebo untuk beristirahat di tepi mangrove, serta tempat parkir kendaraan.
Yang perlu dibawa
Tanah di mangrove berlumpur dan tidak rata, matahari terik, dan banyak serangga. Bawa perlengkapan berikut.
- Topi dan pelindung matahari
- Air minum
- Alas kaki yang boleh kotor kena lumpur
- Baju ganti bila ikut menanam
- Kantong untuk membawa pulang sampah Anda
Pertanyaan
Apakah harus memesan dulu?
Untuk rombongan sekolah, kemah, dan penanaman, hubungi pengelola terlebih dahulu agar bibit, pemandu, dan tempat bisa disiapkan.
Kapan waktu terbaik untuk berkunjung?
Kegiatan menyesuaikan pasang surut. Burung pantai paling mudah dilihat saat surut, sedangkan penanaman dan susur perahu butuh ketinggian air yang pas. Pengelola akan menyarankan waktunya saat Anda memesan.
Apakah ada makanan di lokasi?
Ada warung di lokasi.
Apakah bisa dengan kursi roda atau kereta dorong?
Jembatan pemantauan mangrove lebarnya 180 cm, cukup untuk kursi roda dan kereta dorong. Area di luar jembatan berlumpur dan tidak rata; tanyakan akses menuju jembatan kepada pengelola sebelum datang.











