Langsung ke isi
prpm mengare
Siswa memotret dan mencatat pengamatan dari jembatan pemantauan mangrove

Untuk peneliti

Penelitian di mangrove Mengare

Kawasan mangrove hasil restorasi dengan sejarah yang terdokumentasi, data survei terbaru, dan ruang untuk pertanyaan baru.

Mengapa meneliti di sini

Penanaman dimulai pada 2018 di tambak yang tanggulnya sudah dijebol laut; sejak itu sekitar 9,5 hektare telah ditanami. Penanaman sebelumnya tersapu ombak, sehingga kawasan ini memperlihatkan cara yang gagal dan cara yang berhasil di pesisir yang sama. Citra satelit 2009, 2014, dan 2018 merekam hilangnya tambak, dan tutupan mangrove (luas di bawah tajuk, berbeda dengan total luas tanam) bertambah dari 5,01 ha pada 2019 menjadi 7,34 ha pada 2026.

Topik yang cocok di sini antara lain suksesi mangrove di tambak terabrasi, pemanfaatan hamparan lumpur pasang surut oleh burung pantai, peran mangrove bagi nelayan setempat, pengelolaan berbasis masyarakat, dan perubahan pesisir di muara lama Bengawan Solo.

Baca sejarah restorasinya →

Daftar jenis terbuka

Daftar jenis lengkap bisa diunduh gratis dalam berkas CSV: nama ilmiah, nama Indonesia dan Inggris, famili, status IUCN, status dilindungi menurut P.106/2018, CITES, dan status migran. Berkas ini tidak memuat lokasi, sehingga jenis yang dilindungi tidak bisa dilacak.

Unduh daftar jenis (CSV)Jelajahi jenis

Cara mengutip

Pusat Restorasi dan Pembelajaran Mangrove Mengare (PRPM Mengare). (2026). Daftar jenis tumbuhan dan satwa PRPM Mengare, Desa Tanjung Widoro, Bungah, Gresik, Jawa Timur [Data set]. Diakses dari https://mangrovemengare.com/data/species.csv

Cantumkan juga tanggal Anda mengaksesnya (misalnya 2026).

Mengatur penelitian lapangan

Kirim rencana Anda lewat formulir pemesanan dan pilih "Riset / penelitian": topik, tanggal, jumlah orang, dan apa yang Anda perlukan dari tim (pemandu setempat, perahu, akses ke petak tanam).

Sesuaikan dengan pasang surut: hamparan lumpur dan petak tanam hanya bisa dicapai saat air surut. Jangan mengambil tumbuhan atau satwa tanpa izin, dan jangan memublikasikan lokasi temuan jenis yang dilindungi.

Kirim rencana penelitian

Daftar pustaka

Penelitian tentang kawasan ini dan pesisir Gresik. Tahu penelitian lain? Kirimkan lewat halaman kontak.

Tentang Tanjung Widoro dan Mengare

  1. Hidayat AR, Andrianto N, Ekoputro W (2025). Komunikasi Pokdarwis dalam Membranding Wisata Mangrove Mengare Gresik. Prosiding Seminar Nasional Mahasiswa Komunikasi (SEMAKOM) 3(2): 526-529.
  2. Izzah FN, Helmi A (2024). Persepsi dan Kesediaan Masyarakat untuk Berpartisipasi dalam Pengelolaan Hutan Mangrove (Kajian di Dusun Sidofajar, Tanjungwidoro, Kabupaten Gresik). Skripsi, IPB University.
  3. Maulidiyyah N, Setiadi T (2023). Implementation of Corporate Social Responsibility (CSR) Mangrove Restoration and Learning Center (PRPM) Mengare Program. The Commercium 7(3): 139-149.
  4. Yulianita S, Romadhon A (2020). Pengelolaan Mangrove Berkelanjutan untuk Kegiatan Ekowisata di Pantai Mengare Kabupaten Gresik. Juvenil 1(1): 29-37.
  5. Naiim N (2019). Potensi Kawasan Mangrove Sebagai Ekowisata di Pulau Mengare Kabupaten Gresik. Tugas Akhir D3 Pengelolaan Hutan, Universitas Gadjah Mada.
  6. Putri DC, Bahruddin M, Khoiriqqoh A (2016). Perancangan Logo dan Media Promosi Pulau Mengare Gresik Berbasis Edukasi Sebagai Upaya Mengenalkan Wisata Sejarah. Jurnal Art Nouveau 5(1): 55-65.
  7. Alit W AAS, Ratnawati R, Siswanto PA (2015). Pemetaan Kerusakan Hutan Mangrove Kawasan Pesisir Desa Kramat Kecamatan Bungah Kabupaten Gresik. Prosiding Forum Ilmiah Tahunan Ikatan Surveyor Indonesia 2(1).

Pesisir Gresik

  1. Kiranti AR (2025). Pemetaan Perubahan Luas Hutan Mangrove di Pesisir Gresik Menggunakan Citra Sentinel 2A dengan Mangrove Vegetation Indeks dari Tahun 2020 sampai 2024. Tugas Akhir D4 Teknologi Survei dan Pemetaan Dasar, Universitas Gadjah Mada.
  2. Sodikin, Hidayat R, Nurdin G, Anwar MS (2024). Analisis Spasial Perubahan Mangrove di Wilayah Pesisir Kabupaten Gresik Provinsi Jawa Timur. Jurnal Perikanan dan Kelautan 14(2): 155-164.
  3. Zakiyah U, Wuninggar W (2024). Mangrove Conservation Based Strategy in Ecotourism Development as Part of "Banyuurip Mangrove Centre" Coastal Resources Management in Gresik Regency, East Java, Indonesia. Jurnal Natur Indonesia 22(1).
  4. Wilianto MU (2024). Analisa dan Pemetaan Kepadatan Hutan Mangrove di Wilayah Pesisir Pantai Gresik. Skripsi, UPN Veteran Jawa Timur.
  5. Prasita VD, Bintoro RS, Permatasari IN, Widagdo S, Sugianto E, Rosana N (2023). The Coastline Change Pattern of Gresik Beach around the Madura Strait, Indonesia. Indonesian Journal of Geography 55(3): 527-537.
  6. Styaningsih K, Binawati DK (2023). Keanekaragaman dan Indeks Nilai Penting Tumbuhan Mangrove di Kecamatan Gresik, Kebomas dan Manyar Kabupaten Gresik. STIGMA: Jurnal Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam Unipa 16(2): 60-67.
  7. Kurniawan NC, Efendy M (2020). Pemetaan Garis Pantai Berdasarkan Identifikasi Karakteristik Sedimen Dasar dan Hidrooseanografi: Studi Kasus Pesisir Gresik Utara. Juvenil 1(1): 66-74.
  8. Masruroh L, Insafitri (2020). Pengaruh Jenis Substrat terhadap Kerapatan Vegetasi Avicennia marina di Kabupaten Gresik. Juvenil 1(2): 151-159.
  9. Annisa NN (2020). Analisis Sedimentasi terhadap Perubahan Luasan Mangrove Menggunakan Teknologi Penginderaan Jauh Multitemporal (Studi Kasus: Kabupaten Gresik). Skripsi, Institut Teknologi Sepuluh Nopember.

Konteks yang lebih luas

  1. Husamah H, Rahardjanto A, Romadoni LS (2026). Sediment-Driven Expansion of Tropical Mangroves in the Bengawan Solo Delta Revealed by Multi-Decadal Google Earth Engine Analysis. Preprints.org (preprint; peer-reviewed version noted as Geographies 6(3): 85).
  2. Santoso N, Avenzora R, Rachmatullah A, Rabiali LOM, Oktovianus, Oktavia RCD, Ramadhan Y (2025). Establishment of Sustainable Management Model for the Ujungpangkah's Mangrove Essential Ecosystem Area, Gresik – East Java. International Journal of Design & Nature and Ecodynamics 20(12): 2859-2881.
  3. Putri PA (2023). Karakteristik Morfologi Spesies Mangrove Desa Ngemboh Ujungpangkah Gresik dan Pemanfaatannya Sebagai Sumber Belajar Bagi Masyarakat dalam Bentuk E-Booklet. Skripsi, Universitas Muhammadiyah Surabaya.
  4. Bunting P, Rosenqvist A, Hilarides L, Lucas RM, Thomas N, Tadono T, Worthington TA, Spalding M, Murray NJ, Rebelo L-M (2022). Global Mangrove Extent Change 1996–2020: Global Mangrove Watch Version 3.0. Remote Sensing 14(15): 3657.
  5. Kretarta A (2020). Kajian Kerusakan Lingkungan pada Ekosistem Mangrove di Wilayah Pesisir Ujung Pangkah Kabupaten Gresik (Studi di Desa Pangkah Kulon dan Pangkah Wetan Kecamatan Ujung Pangkah Kabupaten Gresik Provinsi Jawa Timur). Tesis, Magister Ilmu Lingkungan, Universitas Gadjah Mada.
  6. Wardhani AK (2020). Analisis Temporal dan Spasial Perubahan Luas Hutan Mangrove sebagai Pelindung Pantai Alami di Wilayah Pantai Utara Jawa Timur. Tesis, Teknik Kelautan, Institut Teknologi Sepuluh Nopember.
  7. Budiman MAK, Fahrudin A, Santoso N (2019). Diversity and spatial use of birds in the Ujung Pangkah coastal area of Gresik Regency, West Java. IOP Conference Series: Earth and Environmental Science 241: 012021.
  8. Sabrina H, Mardiastuti A, Hernowo JB (2019). Keanekaragaman Burung Air di Muara Bengawan Solo, Gresik, Jawa Timur. Media Konservasi 24(1): 103-108.
  9. Ali M, Sulistiono (2018). Mangrove Vegetation: Composition & Structure in Bengawan Solo Estuary, Indonesia. Asian Health, Science and Technology Reports 26(4): 107-118.
  10. Andalas R (2018). Pemanfaatan dan Nilai Manfaat Langsung Sumberdaya Mangrove Muara Sungai Bengawan Solo. Skripsi, IPB University.
  11. Prasetyo A, Santoso N, Prasetyo LB (2017). Kerusakan Ekosistem Mangrove di Kecamatan Ujung Pangkah Kabupaten Gresik Provinsi Jawa Timur. Jurnal Silvikultur Tropika 8(2): 130-133.
  12. Sutopo, Santoso N, Hernowo JB (2017). Pola Penggunaan Ruang dan Waktu Kelompok Burung Air pada Ekosistem Mangrove Muara Bengawan Solo Kabupaten Gresik. Media Konservasi 22(2): 129-137.
  13. Rokhmah M (2005). Kajian Perubahan Garis Pantai Menggunakan Citra Penginderaan Jauh Multitemporal Tahun 1973-2002 di Ujung Pangkah Jawa Timur. Skripsi, Kartografi dan Penginderaan Jauh, Universitas Gadjah Mada.
  14. Hendrianto E (2002). Diversitas Burung Air Ardeidae di Delta Solo Ujung Pankah Gresik. Skripsi, Universitas Airlangga.

Di media

Didukung oleh
Danantara IndonesiaPupuk IndonesiaPetrokimia GresikTJSL Petrokimia Gresik
Pengelola
Pokmaswas Tanjung WidoroPokdarwis Tanjung Widoro
Mitra pengembangan program
Agrie ConservationEcosains IndonesiaGresik Naturalist